Senin, 07 Agustus 2017

bahaya!!! virus dibawah ini hampir dan pernah menyebar di dunia

wahai para sahabat bloger selamat bertemu lagi sama azi, rasanya udah lama saya gak upload lagi tentang ilmu. nah untuk kali ini selain tujuannya untuk memenuhi persyaratan tugas, saya juga mau share tentang wawasannya. lalu apasih yang mau saya berikan? nah, untuk kali ini saya mau share mengenai virus-virus. namun, jangan salah fokus ya. :) untuk kali ini yang mau saya share adalah virus komputer. bukan virus HIV atau AIDS ya. :p nah seiring dengan perkembangan zaman tentunya teknologi semkin canggih. dengan perkembangan zaman tersebut beragam gangguan semakin merajalela, ditandai dengan beberapa system yang tidak dapat berjalan apalagi sampai lumpuh. lalu apasih virus itu? seperti apa? dan bagaimana efeknya? mungkin pemikiran itu akan terlintas dari sahabat bloger. tanpa berlama-lama, dibawah ini adalah jawaban dari pertanyaan tadi.

DEFINISI VIRUS

  Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali. berikut ini beberapa contoh virus yang kerap melanda:

1. RANSOMWARE PETYA

Ransomware adalah program jahat komputer yang dirancang untuk menyandera dokumen korban dengan algoritma enkripsi khusus. Setiap dokumen yang terkunci oleh peranti lunak ini hanya bisa diakses dengan cara memasukkan kode unik yang hanya dimiliki si penyebarnya.


a. kerusakan 

kerusakan yang ditimbukannya adalah menyerang komputer yang menjalankan program Windows dari Microsoft Corp. Caranya, dengan mengenkripsi hard drive dan menulis ulang file yang dikenai. Serta, meminta "ransom" atau imbalan seharga 300 dollar Bitcoin untuk mengembalikan akses komputer.

Untuk membuka akses dari dokumen yang terkunci, si penyebar ransomware biasanya meminta uang tebusan kepada korbannya dalam bentuk Bitcoin. Jika korban tidak membayar, maka penjahat siber ini mengancam akan menghapus dokumennya. Tapi, ransomware sendiri tidak terbatas hanya pada mengunci dokumen saja, ada varian lain yang mengunci komputer sepenuhnya. Saat komputer dinyalakan, ransomware akan menampilkan pesan agar korban membayar tebusan untuk bisa mengoperasikan komputer. Selain itu, ada juga varian ransomware yang memunculkan pesan pop-up yang sulit untuk ditutup dan membuat komputer sulit untuk digunakan.

b. antisipasi

Misalnya dengan melakukan update security pada windows anda dengan install patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh Microsoft.
Updating sebaiknya dilakukan dengan cara mengambil file patch secara download menggunakan komputer biasa, bukan komputer yang berperan penting.
Lakukan juga updating antivirus. Contohnya, yakni Kapersky, Total Security, Eset, Panda atau Symantec yang dapat download versi trial 30 hari gratis dengan fungsi dan fitur penuh dan update.
Pastikan pula antivirus tersebut memiliki klasifikasi anti ransomware.

2. Stuxtnet
Ilustrasi USB Stick
Ilustrasi USB Stick (Foto: Pixabay)
Skakmat, mungkin hal ini yang dialami Iran pada 2010 ketika stuxtnet menyerang pabrik pengolahan uranium Natanz, Iran. Siapa aktor di balik serangan siber ini?Siapa lagi kalau bukan pemerintah Amerika Serikat yang amat khawatir akan pengolahan uranium Iran, karena dianggap sebagai jalan untuk mengembangkan senjata nuklir.
Virus yang tersebar melalui USB drive ini diklaim telah berhasil membuat sejumlah mesin di kawasan fasilitas nuklir tersebut mengalami kerusakan.Kejadian tersebut membuka mata seluruh dunia akan ancaman serangan maupun perang siber.
2. Slammer
Kawasan yang terserang Virus Slammer
Kawasan yang terserang Virus Slammer. (Foto: mn.cis.iwate-u.ac.jp)

Slammer mungkin adalah Usai Bolt-nya dunia virus. Virus yang menyerang perangkat komputer di Amerika Serikat ini dapat dengan cepat menyebar dan menggandakan diri tiap 8,5 detik.Bank of America, panggilan 911, Maskapai Continental, hingga sebuah kawasan fasilitas di Ohio, menjadi korbannya.
Dikutip dari Mashable, secara keseluruhan virus ini membuat sekitar 200.000 komputer terinfeksi dan menimbulkan kerugian mencapai 1,2 miliar dolar AS pada tahun 2003.
3. ILOVEYOU
Virus ILOVEYOU
Virus ILOVEYOU (Foto: people.carleton.edu)

Mungkin ini adalah virus paling romantis sedunia. Virus ini menyebar pada tahun 2000 melalui email yang saat itu menjadi primadona untuk berinteraksi di internet layaknya Facebook ataupun Twitter di masa sekarang.
Email ini akan muncul dalam inbox dengan subjek “I love you” yang berisikan sebuah attachment ‘LOVE-LETTER-FOR-YOU.TXT.vbs’.
Norton melansir, ketika dibuka, virus ILOVEYOU akan menyerang sistem database pengguna komputer dan mencuri password akses internet pengguna. Sekitar 500.000 komputer di dunia terinfeksi virus ini.Mungkin inilah virus yang paling berbahaya bagi para jomblo!
4. CryptoLocker
Virus CryptoLocker
Virus CryptoLocker (Foto: Facebook)

Sebelum munculnya WannaCry, ransomware yang paling terkenal adalah CryptoLocker. Virus ini tak secanggih WannaCry karena hanya menyebar lewat email. Namun jumlah komputer yang terinfeksi olehnya mencapai 500.000 unit.Pada 2014, sebuah operasi internasional bernama Operation Tovar berhasil melumpuhkan virus yang dibuat oleh kelompok kriminal asal Rusia pimpinan Evgeniy Bogachev.
Dikutip dari PC World, kelompok ini diduga telah mendapatkan 30 juta dolar AS melalui aksinya tersebut.
5. MyDoom


Virus MyDoom
Virus MyDoom (Foto: sqasolar.org.uk)

38 miliar Dolar AS adalah kerugian terbesar yang pernah disebabkan oleh sebuah virus komputer MyDoom.Menyebar pada 2004, virus MyDoom telah menginfeksi 2 juta lebih komputer di dunia. Cara penyebarannya menggunakan email, sama seperti CryptoLocker dan ILOVEYOU.Taipei Times melansir, sekitar 16 persen email di seluruh dunia pada tahun 2004 itu terinfeksi MyDoom.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar